Sharing Materi Perkuliahan Sarjana dan Pascasarjana yang ditulis secara pribadi atas tugas kuliah: Mengenai materi Akuntansi, Ekonomi, Sistem Informasi, Teknik Informatika, Informasi Teknologi dan Pengetahuan Umum

Sabtu, 28 Februari 2015

Analisis PESTEL Bank Mandiri Tbk

By Briyan Efflin Syahputra

ANALISIS PEST(EL)
BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk



Berikut adalah analisa PEST(EL) BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk :
1.      Politic (Politik)
Saat ini, perpolitikan Indonesia pasca pergantian presiden periode 2014 - 2019 belum sepenuhnya stabil. Hal ini tentunya berdampak pada lingkungan bisnis dan perbankan Indonesia. Gejolak politik akan memengaruhi para investor dan pelaku bisnis untuk berinvestasi di dalam negeri saat ini. Ditambah pula dengan baru saja dilantiknya jajaran kabinet Indonesia periode 2014 – 2019. Para investor pun hanya bisa memprediksi tanpa mengetahui bagaimana keadaan Indonesia sebenarnya. Keadaan ini dibuktikan dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat dan menurunnya pergerakan saham Indonesia dalam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Salah satu faktor melemahnya nilai tukar rupiah diindikasikan karena belum adanya kepastian perkembangan ekonomi Indonesia.

Disamping itu, dengan masih labilnya politik, maka ini juga memengaruhi tingkat likuiditas perbankan, sehingga kondisi ini akan membuat ketidakpastian para investor yang bakal berinvestasi di Indonesia. Perbankan pun juga masih menunggu atas kebijakan yang akan dicanangkan pemerintah. Namun selama ini, kebijakan pemerintah terhadap perbankan belum ada perubahan yang signifikan.
2.      Economic (Ekonomi)
·         Kisruh Politik yang terjadi di Indonesia saat ini yang masih belum jelas akan berdampak secara ekonomi di Indonesia. Hal ini akan berdampak negatif , salah satu dampak negatif nya adalah akan menurunnya kepercayaan investor.
·         Kondisi persaingan perbankan yang semakin ketat diIndonesia untuk memperebutkan pelanggan akan membuat Bank mandiri selalu memikirkan berbagai strategi untuk menghadapi pesaing-pesaingnya, jika tidak maka kemingkinan terburuk akan terjadi. Beberapa competitor kuat Bank Mandiri seperti BCA dan BRI.
·         Adanya kenaikan harga minyak dunia  akan menimbulkan dampak negatif , kemungkinan terbesar yang akan terjadi adalah pemerintah tidak akan sanggupn untuk memberikan subsidi BBM lagi, yang nantinya akan membuat harga BBM meningkat, dan secara otomatis hal ini akan menyebabkan semakin tingginya inflasi yang akan berdampak buruk bagi perekenomian dan perbankan di Indonesia, termasuk bagi Bank Mandiri Tbk.
·         Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat Indonesia untuk menggunakan jasa Perbankan di Indonesia akan membuat adanya  peluang besar ekonomi  bagi Bank Mandiri.

3.      Social (Sosial)
Bank Mandiri telah melakukan transformasi budaya dengan menanamkan nilai-nilai budaya yang diterapkan pada pedoman kerja pegawai. Hal tersebut tercermin dari prestasi Bank Mandiri menjadi service leader perbankan nasional dengan menempati urutan pertama pelayanan prima selama empat tahun berturut-turut (tahun 2007, 2008, 2009 dan 2010) berdasarkan survey Marketing Research Indonesia ( MRI). Prestasi lain, Bank Mandiri juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak dalam penerapan Good Corporate Governance, dan dari dua pencapaian tersebut memiliki dengan korelasi dengan respon positif para investor tercermin dari peningkatan harga saham dari Bank Mandiri.





4.      Technology (Teknologi)
Bank mandiri adalah salah satu bank terbesar di Indonesia. Didalam pemanfaatan teknologi bank mandiri telah mengunakan layanan khusus yaitu layanan internet banking (e-Banking) yaitu layanan informasi dan tranksasi mobile yang fleksibel selama 24 jam sehari dimana nasabah mampu melakukan tranksasi melalui fasilitas internet. Tapi kenyataannya masih menghadapi cukup kendala yaitu masih banyak nasabah yang memilih layanan lain. Bahkan ada nasabah yang lebih senang datang ke bank mandiri untuk bertranksasi daripada melakukan tranksasi di layanan internet banking. Hal,ini bisa di sebabkan karena banyak masyarakat yang kurang mengerti tentang teknologi. Selain itu dengan mengunakan perkembangan teknologi maka, bank mampu menyimpan kapasitas data jauh lebih besar
Perkembangan teknologi juga berdampak pada persaingan antar bank. Selain itu berkembang pesatnya teknologi juga membuat kriminalitas cyber terjadi pada perbankan. Contoh cyber crime adalah key logger.
Di internet banking Mandiri aman dari bahaya key logger karena Bank mandiri saat ini sudah mengunakan token pin mandiri. Dengan fasilitas ini, rekening Anda tidak mungkin disalahgunakan meskipun informasi yang Anda masukkan telah tertangkap oleh keylogger. Token PIN Mandiri ini berfungsi untuk menghasilkan PIN yang selalu berganti (PIN Dinamis) setiap kali nasabah melakukan transaksi finansial. Kesimpulannya pengaruh dari perkembangan teknologi pun juga mampu memberikan manfaat walaupun sisi negatif terus bertambah seiring perkembangan teknologi.

5.      Environment (Lingkungan)
Secara geografis Indonesia diuntungkan dengan letaknya yang berada diantara 2 benua dan samudra. Hal ini akan mengu           ntungkan Indonesia dalam perdagangan dalam skala nasional dan internasional. Namun potensi bencana yang ada Indonesia cukup besar seperti Gempa bumi, gunung meletus, Tsunami dan lain sebagainya. Kondisi tersebut akan mempengaruhi kegiatan operasi dan keamanan Bank Mandiri. Hal ini dikarenakan cukup banyak kantor cabang Bank Mandiri berada di daerah yang rawan bencana.



6.      Law (Hukum)
·         Dengan adanya kerjasama yang baik antara BI dengan Pemerintah, serta sekarang adanya kerjasama dengan OJK (beberapa tugas BI sudah diambil alih oleh OJK) akan membuat BI dapat memantau terus perngaruh eksternal dan internal yang akan berdampak pada perekonomian  dan perbankan din Indonesia serta dapat menyusun strategi untuk selalu menjaga kestabilan pereknomian.
·         Adanya peraturan baru di tahun 2014 yaitu Peraturan Bank Indonesia Nomor 16/1/PBI/2014 tanggal 21 Januari 2014 tentang Perlindungan ​Konsumen Jasa Sistem Pembayaran Peraturan Bank Indonesia (PBI) ini terkait pengaturan mengenai  perlindungan konsumen jasa sistem pembayaran  yang dimaksudkan untuk mencerminkan prinsip-prinsip perlindungan konsumen. Dengan adanya peraturan tersebut diharapkan dapat membantu setiap konsumen pengguna jasa sistem pembayaran (contoh yang paling sederhana adalah pemegang kartu kredit atau ATM/debet) untuk memahami hak dan kewajibannya sebagai konsumen jasa sistem pembayaran. Kaitannya dengan bank Mandiri adalah bank Mandiri sebagai salah satu bank dengan jumlah ATM terbanyak yang tersebar di seluruh Indonesia harus memperhatikan regulasi baru ini karena ini nanti memiliki dampak terhadap kepercayaan konsumen lama maupun calon konsumen baru bank Mandiri untuk menggunakan produk mandiri.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar