Sharing Materi Perkuliahan Sarjana dan Pascasarjana: Mengenai materi Akuntansi, Ekonomi, Sistem Informasi, Teknik Informatika, Informasi Teknologi dan Pengetahuan Umum

Breaking

Sabtu, 22 April 2017

ILMU SOSIAL BUDAYA : Agama dan Moralitas Modern | Fungsi dan Peran Agama di Masyarakat| Teroris dalam Pandangan Islam


Oleh: Yovi Citra Nengsih
 Tugas Sosial Budaya

Soal:
      Buat soal berbentuk kasus di sertai jawabanya, berkaitan dengan tema agama dalam pandangan sosial agama berikut:
   A.    Agama dan moralitas moder
         Di zaman serba modern ini  semua nya berkembang, teknologi juga semakin maju, serta banyak nya kemajuan baik di bidang teknologi, ekonomi, maupun bidang politik. Dengan berkembangnya zaman dan semakin modern nya zaman, bukan hanya kemajuan yang berubah tetapi banyak juga bahaya atau masalah yang akan terjadi yang mengancam perubahan moral dan agama diantaranya:
a.        Masalah moral dan agama
Apabila kita bicara tentang moral maka akan sangat erat kaitanya dengan akhlak dan agama terutama agama islam. Orang yang tidak  bermoral berarti tidak berakhlak baik. Di karena perkembangan zaman modern ini ,  banyak  kejadian atau kasus yang bertentangan dengan moral dan agama. Penyebanya sebagian besar diantara manusia tidak menyadari bahwa sesungguhnya persoalan utama seluruh bangsa di dunia adalah krisis moral yaitu diantaranya dengan meningkatnya kasus poronografi, tawuran antar pelajar, meningkatnya angka aborsi, banyaknya pejabat yang korupsi, di tambah lagi dengan  dengan kasus pembunuhan serta pergaulan bebas.
Semua ini di sebabkan karena perkembangan zaman dan globalisasi yang membuat semua orang memiliki kebebasan berekpresi tanpa memikirkan batasan-batasan agama, yang membentuk  banyaknya  amoral(manusia tidak bermoral).
b.      Berdasarkan penjelasan  diatas  jawabla pertanyaan bawa ini:
1.   Menurut pendapat anda apa yang dimaksud dengan  moralitas  dan agama?
2.  Menurut pendapat anda apa  faktor yang menyebabkan merosotan moral dizaman modern ini  serta bagaiman cara mengatasi nya?
3.   Menurut anda apa hubungan agama dengan moral?
Jawab:
  1. Pengertian moralitas dan agama
a.       Pengertian moralitas
·  Menurut  makalah yang  di susun oleh fakultas teknik sipil dan lingkungan institut teknologi bandung.
Moral (Bahasa Latin Moralitas) adalah hal-hal yang sesuai dengan ide-ide yang umum diterima tentang tindakan manusia, mana yang baik dan mana yang wajar.
b.      Pengertian agama
·   Menurut  kamus sosiologi  pengertian agama ada 3 macam yaitu:
1.      Kepercayaan pada hal-hal yang spiritual
2.    Perangkat kepercayaan dan praktek-praktek spiritual yang   dianggap sebagai tujuan tersendiri
3.      Ideologi mengenai hal-hal yang bersifat supranatural
        Sedangkan menurut pendapat saya pengertian dari moralitas dan agama adalah sebagai berikut:
a.  Moralitas adalah perilaku seseorang baik prilaku yang yan baik maupun prilaku yang buruk.
b. Agama adalah kepercayaan dan  peribadatan dengan tuhan yang maha kuasa yang mengatur  dan berhubungan dengan manusia dan lingkunganya
  1. Faktor penyebab kemerosotan moral dan cara mengatsinyaMenurut  makalah yang  di susun oleh fakultas teknik sipil dan lingkungan institut teknologi bandung.
Faktor penyebab kemerosotan moral adalah sebagai berikut:
a.   Salah pergaulan, apabila kita salah memilih pergaulan kita juga bisa ikut-ikutan untuk melakukan hal yang tidak baik.
b.    Orang tua yang kurang perhatian, apabila orang tua kurang memperhatikan anaknya, bisa-bisa anaknya merasa tidak nyaman berada di rumah dan selalu keluar rumah. Hal ini bisa menyebabkan remaja terkena pergaulan bebas.
c.    Ingin mengikuti trend, bsia saja awalmya para remaja merokok adalah ingin terlihat keren, padahal hal itu sama sekali tidak benar. Lalu kalau sudah mencoba merokok dia juga akan mencoba hal-hal yang lainnya seperti narkoba dan seks bebas.
d.      Himpitan ekonomi yang membuat para remaja stress dan butuh tempat pelarian.
e.       Kurangnya pendidikan Agama dan moral.
                        Sedangkan cara mengatasi terjadinya merosotnya moral adalah sebagai berikut:
a.  Untuk meghindari salah pergaulan, kita harus pandai memilah dan memilih teman dekat. Karena pergaulan akan sangat berpengaruh terhadap etika, moral, dan akhlak.
b.      Peran orang tua sangat penting dalam pembentukan karakter seseorang, terutama dalam mengenalkan pendidikan agama sejak dini. Perhatian dari orang tua juga sangat penting. Karena pada banyak kasus, kurangnya perhatian orang tua dapat menyebabkan dampak buruk pada sikap anak.
c.         Memperluas wawasan dan pengetahuan akan sangat berguna untuk menyaring pengaruh buruk dari lingkungan, misalnya kebiasaan merokok. Dewasa ini, orang-orang menganggap bahwa merokok meningkatkan kepercayaan diri dalam pergaulan. Padahal jika dilihat dari sisi kesehatan, merokok dapat menyebabkan banyak penyakit, baik pada perokok aktif maupun pasif. Sehingga kebiasaan ini tidak hanya akan mempengaruhi dirinya sendiri, melainkan juga orang-orang di sekelilingnya.
d.      Meningkatkan iman dan takwa dengan cara bersyukur, bersabar, dan beramal sholeh.
 Sedangkan menurut pendapat saya  faktor penyebab merosotnya moral serta cara mengatasinya adalah:
  1. Faktor penyebabnya adalah
·         Kurangnya pendidikan agama dan moral
·         Pengaruh lingkungan
·         Kemajuan teknologi
·         Pudarnya keimanan
  1. Cara mengatasinya adalah
·         Memperluas wawasan dan ilmu pengetahuan
·         Meningkatkan iman dan taqwa
·         Melakukan kkegiatan-kegiatan yang positif
·         Serta mengikuti pembinaan moral dan akhlak
  1. Hubungan agama dan moral
Hub agama dengan moral yaitu antara moral dan agama saling berhubungan ,jika moralnya baik jelas agamanya baik , serta agama dan moral saling berhubungan dalam membentuk  prilaku yang baik dan agama sebagai batasan-batasan manusia supaya tidak berprilaku yang bertentangan dengan agama atau sebagai tuntuntan .

    B.     Konflik antara sekte dalam suatu agama
     Seperti  kita ketahui, konflik dan kekerasan kolektif yang melibatkan agama telah menjadi masalah yang sering timbul dalam beberapa tahun terakhir ini. Konflik dan kekerasan tersebut dapat berupa konflik antarumat berbeda agama (interreligious). Contohnya adalah konflik pembangunan rumah ibadat yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Contoh yang lain adalah konflik di Ambon dan Poso beberapa tahun lalu.
     Konflik sektarian juga pernah dialami umat Kristiani, konflik Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) . Di kawasan Mangseng RT 03/RW 24 Kaliabang Tengah Bekasi Utara, jemaat HKBP merusak segel dan memasuki bangunan yang disalah gunakan sebagai gereja.s, para jemaat HKBP tak peduli dengan ancaman penjara 32 bulan dalam KUHP pasal 232 ayat 1 bagi siapapun yang membuka atau merusak segel.
Insiden lebih sadis dilakukan Pendeta HKBP di Desa Jejalen Jaya. Pendeta HKBP Filadelfia, Palti Hatoguan Panjaitan STh mengajarkan adegan anarkhis kepada jemaatnya dengan menganiaya Ustadz Abdul Aziz, tokoh masyarakat setempat. Tindakan tidak manusiawi di hadapan jemaat, aparat keamanan dan ratusan warga Muslim itu dilakukan pendeta pada saat persiapan Natal di lahan kosong milik gereja. Akhirnya penolakan ratusan warga terhadap rencana Natalan di pinggir jalan depan lahan kosong milik HKBP, menimbulkan amarah luar biasa terhadap Pendeta Palti.
 Berdasarkan kasus diatas Jawabla pertanyaan di bawah ini ;
  1. Menurut anda apa penyebab terjadi nya sekte antar agama yg sering terjadi di negara kita?
  2. Menurut anda bagaiman cara mengatasi konflik sekte yg sering terjadi?
Jawab:
1.    Penyebab terjadinya sekte antar agama
Sebelum membahas penyebab dan cara mengatasi sekte dalam agama.kita harus bahas apa yang di maksud dengan sekte. Dimana pengertian sekte umumnya adalah sebuah kelompok keagamaan atau politik yang memisahkan diri dari kelompok yang lebih besar, biasanya karena pertikaian tentang masalah-masalah doktriner. Biasanya sering terjadi sekte dalam suatu agama  di sebabkan hal sebagai berikut:                       
Menurut makalah  yang di susun fakultas ilmu sosial dan ilmu politik universitas indonesia Penyebabnya adalah sebagai berikut:
  1. Di Indonesia masih banyak terjadi konflik yang disebabkan oleh agama itu sendiri. Hal ini disebabkan oleh kurangnya toleransi antar umat beragama karena masih merasa agama yang mereka anut adalah yang paling benar.
  2. Masih terdapatnya kelompok agama yang dominan di beberapa daerah di Indonesia yang dapat menyebabkan timbulnya suatu keadaan yang memarginalkan kelompok lain.
  3. Banyak aturan-aturan baru dari suatu agama yang membuat rumit agama itu sendiri sehingga menimbulkan pertentangan dengan norma-norma yang ada, yang mengakibatkan konflik.
  4. Penyebab utama terjadinya konflik agama adalah disebabkan oleh pengaruh kelompok agama itu sendiri yang sangat dominan di masyarakat. Selain itu agama juga menjadi alat bagi kaum elite tertentu untuk mempertahankan kekuasaannya.
  5.  Adanya Klaim Kebenaran (Truth Claim)
  6. Adanya Pengkaburan Persepsi antar Wilayah Agama dan Suku
  7. Adanya Doktrin Jihad dan Kurangnya Sikap Toleran dalam Kehidupan Beragama
  8. Minimnya Pemahaman terhadap Ideologi Pluralisme
            Sedangkan Cara mengatasi supaya tidak terjaadi sekte dalam suatu agama adalah sebagai berikut:
  1. perlu merubah cara pandang kita dalam melihat
“yang lain”.
  1. Dalam mencapai Zat Yang Tunggal itu tidak ada
“yang lain”
  1. melainkan sama-sama hamba dan khalifah Tuhan.
  2. perlu melihat bahwa di samping umat Islam,  juga masih banyak orang-orang non-muslim yang juga menjalankan fungsinya sebagai  khalifah .
  3. menghindari absolutisme penafsiran agama. Dalam hal ini diperlukan sikap bijak dan kedewasaan dalam beragama
  4.  dalam konteks Indonesia, sebagai bangsa kita telah bersepakat untuk menjadikan Indnesia ini sebagai payung yang teduh bagi keragaman. Kita juga telah sepakat untuk menjadikan hukum sebagai panglima dalam bernegara dan bermasyarakat. Dan pada saat hukum tersebut telah ditetapkan, maka semua warga negara harus tunduk.
  5. aparat negara bersikap netral dan mengawal konstitusi. Aparat negara dalam institusi apapun sesungguhnya adalah pengawal konstitusi dan penegak hukum. Mereka adalah wujud dari negara yang dimiliki oleh seluruh warganya, dimana setiap warga memiliki hak yang sama untuk mendapat pelayanan dari mereka, termasuk dalam masalah-masalah keagamaan .
sedangkan Menurut pendapat  saya adapun yang menyebabkan dan cara mengatasin sekte dalam suatu agama adalah sebagai berikut:
Penyebabnya;
  • Kurangnya toleransi antar berumat beragama
  • Adanya keraguan pemeluk agamanya akan agamanya sendiri
  • Banyaknya aturan agama ,yang menyebabka pemeluknya memisahkan diri membuat aturan agama sendiri
  • masyarakat lebih mementingkan apa yang baik untuk agama atau golongan yang mereka anut
Cara mengatasi nya;
  • Saling membantu antar umat beragama.
  • Hidup berdampingan
  • Menjunjung tinggi toleransi antar umat Beragama di Indonesia
  • Hormatilah selalu orang lain tanpa memandang Agama apa yang mereka anut
   C.    Terorisme dalam pandangan islam
       Islam dan teror merupakan dua kosa kata yang berlawanan dan tidak bisa disamakan. Islam merupakan agama monoteis yang menuntut kepatuhan total kepada Tuhan. Islam adalah sebuah kata dari bahasa Arab yang terdiri atas tiga konsonan, S-L-M, yang berarti kedamaian (salam), kebaikan, dan keselamatan. Dengan kata lain, Islam memberi seseorang kedamaian jiwa dan kebaikan hidup serta keselamatan dari balasan Tuhan dalam kehidupan sesudah mati. Sedangkan teror-terorisme, meski memiliki banyak definisi, merupakan tindakan kekerasan terencana dan bermotif politik,kekuasaan dll yang dilakukan terhadap orang-orang tak bersenjata atau penduduk sipil, dan sering kali sampai menghilangkan nyawa seseorang.
Pada tanggal 28 Maret 1981. Sebuah maskapai penerbangan Garuda Indonesia dibajak. Pesawat DC-9 berangkat dari Jakarta pada pukul 8 pagi, transit di Palembang, dan akan terbang ke Medan dengan perkiraan sampai pada pukul 10.55. Dalam penerbangan, pesawat tersebut dibajak oleh 5 orang teroris yang menyamar sebagai penumpang. Mereka bersenjata senapan mesin dan granat, dan mengaku sebagai anggota Komando Jihad. Seorang kru pesawat tewas, seorang tentara komando tewas, dan tiga orang teroris tewas.Mengapa aksi terorisme seperti itu terjadi dan dilakukan orang-orang yang mengaku dirinya sebagai muslim.
Kejadian seperti sering sekali terjadi di negara kita mapun di negara lain terorisme yang mengatas nama kan muslim. Berdasarkan penjelasan dari kasus  kejadian diatas jawabla pertanyaan-pertanyaan berikut:
1.      Menurut pendapat anda apa yang di maksud dengan terorisme?
2.      Menurut pendapat anda apa  saja faktor penyebab  terorisme terjadi di indonesia?
Pembahasan :
Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, kosa kata TEROR berarti perbuatan sewenang-wenang, kejam, bengis, dalam usaha menciptakan ketakutan, kengerian oleh seseorang atau golongan.
Sementara itu, TERORISME dimaknai sebagai penggunaan kekerasan untuk menimbulkan ketakutan, dalam usaha mencapai suatu tujuan (terutama tujuan politik). Sedangkan TERORIS bermakna orang yang menggunakan kekerasan untuk menimbulkan rasa takut (biasanya untuk tujuan politik). Terorisme yang terjadi di Indonesia, disebabkan oleh faktor ekonomi, faktor sosial, dan faktor ideologi.
a.    Faktor ekonomi.
Kita dapat menarik kesimpulan bahwa faktor ekonomi merupakan motif utama bagi para terorisme dalam menjalankan misi mereka. Keadaan yang semakin tidak menentu dan kehidupan sehari-hari yang membikin resah orang untuk melakukan apa saja. Dengan seperti ini pemerintah harus bekerja keras untuk merumuskan rehabilitasi masyarakatnya. Kemiskinan membuat orang gerah untuk berbuat yang tidak selayaknya diperbuat seperti: membunuh, mengancam orang, bunuh diri, dan sebagainya.
b.        Faktor sosial.
Dalam keseharian hidup yang kita jalani terdapat pranata sosial yang membentuk pribadi kita menjadi sama. Situasi ini sangat menentukan kepribadian seseorang dalam melakukan setiap kegiatan yang dilakukan. Sistem sosial yang dibentuk oleh kelompok radikal atau garis keras membuat semua orang yang mempunyai tujuan sama dengannya bisa mudah berkomunikasi dan bergabung dalam garis keras atau radikal. Misalnya, orang-orang yang mempunyai pikiran keras di mana di situ terdapat suatu kelompok garis keras yang bersatu mendirikan Tanzim al-Qaidah Aceh.
  c.         Faktor ideologi.
    Faktor ini yang menjadikan seseorang yakin dengan apa yang diperbuatnya. Perbuatan yang mereka lakukan berdasarkan dengan apa yang sudah disepakati dari awal dalam perjanjiannya. Dalam setiap kelompok mempunyai misi dan visi masing-masing yang tidak terlepas dengan ideologinya. Dalam hal ini terorisme yang ada di Indonesia dengan keyakinannya yang berdasarkan Jihad yang mereka miliki. Berdasarkan penjelasan diatas saya menyimpulkan atau pendapat saya tentang pengertian terorime  dan penyebab nya adalah sebagai berikut
1)       Pengertian terorisme
Terorisme adalah serangan serangan baik berbentuk fisik ataupun mental yang bertujuan membangkitkan teror pada sekelompok masarakat.
2)       Penyebab terjadinya terorisme
Adanya tujuan tertentu dari kelompok tertentu baik itu kepentingan politik , maupun ekonomi. Misalnya terorisme yang  dilakukan kelompok yang tidak puas dengan kebijakan pemerintah ataupun  demi mencapai kesejahteraan  mereka .

    D.    Fungsi agama bagi masrakat dan negara.
Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, kemudian lahir pemikiran-pemikiran yang berlandaskan pada pemikiran sekuler seperti pemikiran Max Weber yang mengatakan bahwa pada masyarakat modern agama akan lenyap karena pada masyarakat modern dikuasai oleh teknologi dan birokrasi. Tetapi pemikiran tersebut itu belum terbukti dalam kurun waktu terkhir ini. Sebagai contoh yang terjadi di negara-negara komunis seperti Rusia, RRC, Vietnam yang menerapkan penghapusan agama karena tidak sesuai dengan ideologi negara tersebut, tetapi beberapa orang berhasil mempertahankan agama tersebut, bahkan umat beragama semakin meningkat.
Dengan mengirasionalkan agama bahwa agama adalah sesuatu yang salah dalam pemikiran, tetapi dengan sendirinya umat beragama dapat berpikir dan mengetahui apa yang dipikirkan mengenai agama. Sehingga umat beragama dapat memahami apa arti sebuah agama dam manfaatnya.Pemeluk agama meyakini kebenaran agama sebagai kebenaran yang bersifat kekal, sementara kebenaran ilmu pengetahuan bersifat dinamis sesuai dengan perkembangan kemampuan pola pikir manusia. Ilmu pengetahuan sendiri sebenarnya bisa menjadi bagian dari penafsiran nilai-nilai agama. Sepertia yang dikatakan David Tracy bahwa ilmu pengetahuan itu mengandung dimensi religious, karena untuk dapat dipahami, dan diterima diperlukan keterlibatan diri dengan soal Ketuhanan dan agama.  Dari penjelasan diatas jawab la pertanyaan berikut
  • Menurut  pendapat anda apa fungsi  dan  peran agama bagi masrakat dan negara?
  • Jelaskan rung lingkup agama? 
Pembahasan
Fungsi dan Peran Agama Dalam Masyarakat
Dalam hal fungsi, masyarakat dan agama itu berperan dalam mengatasi persoalan-persoalan yang timbul di masyarakat yang tidak dapat   dipecahakan   secara   empiris   karena   adanya   keterbatasan kemampuan dan ketidakpastian. Oleh karena itu, diharapkan agama menjalankan   fungsinya   sehingga   masyarakat   merasa   sejahtera, aman, stabil, dan sebagainya. Agama dalam masyarakat bisa difungsikan sebagai berikut :
a.       Fungsi edukatif.
Agama memberikan bimbingan dan pengajaaran dengan perantara petugas-petugasnya (fungsionaris) seperti syaman, dukun, nabi, kiai, pendeta imam, guru agama dan lainnya, baik dalam upacara (perayaan) keagamaan, khotbah, renungan (meditasi) pendalaman rohani, dsb.
b.      Fungsi penyelamatan.
Bahwa setiap manusia menginginkan keselamatan baik dalam hidup sekarang ini maupun sesudah mati. Jaminan keselamatan ini hanya bisa mereka temukan dalam agama. Agama membantu manusia untuk mengenal sesuatu “yang sakral” dan “makhluk teringgi” atau Tuhan dan berkomunikasi dengan-Nya. Sehingga dalam yang hubungan ini manusia percaya dapat memperoleh apa yang ia inginkan. Agama sanggup mendamaikan kembali manusia yang salah dengan Tuhan dengan jalan pengampunan dan Penyucian batin.
c.       Fungsi pengawasan sosial (social control)
    Fungsi agama sebagai kontrol sosial yaitu :
  • Agama meneguhkan kaidah-kaidah susila dari adat yang dipandang baik bagi kehidupan moral warga masyarakat.
  • Agama mengamankan dan melestarikan kaidah-kaidah moral ( yang dianggap baik )dari serbuan destruktif dari agama baru dan dari system hokum Negara modern.
d.      Fungsi memupuk Persaudaraan.
   Kesatuan persaudaraan berdasarkan kesatuan sosiologis ialah kesatuan manusia-manusia yang didirikan atas unsur kesamaan.
  • Kesatuan persaudaraan berdasarkan ideologi yang sama, seperti liberalism, komunisme, dan sosialisme.
  • Kesatuan persaudaraan berdasarkan sistem politik yang sama. Bangsa-bangsa bergabung dalam sistem kenegaraan besar, seperti NATO, ASEAN dll.
  • Kesatuan persaudaraan atas dasar se-iman, merupakan kesatuan tertinggi karena dalam persatuan ini manusia bukan hanya melibatkan sebagian dari dirinya saja melainkan seluruh pribadinya dilibatkan dalam satu intimitas yang terdalam dengan sesuatu yang tertinggi yang dipercayai bersama
e.       Fungsi transformatif.
Fungsi transformatif disini diartikan dengan mengubah bentuk kehidupan baru atau mengganti nilai-nilai lama dengan menanamkan nilai-nilai baru yang lebih bermanfaat.
Sedangkan  menurut   Thomas   F.  O’Dea  menuliskan   enam  fungsi agama dan masyarakat yaitu:
1.      Sebagai pendukung, pelipur lara, dan perekonsiliasi.
2.      Sarana hubungan  transendental  melalui  pemujaan dan    upacara Ibadat.
3.      Penguat norma-norma dan nilai-nilai yang sudah ada.
4.      Pengoreksi fungsi yang sudah ada.
5.      Pemberi identitas diri.
6.      Pendewasaan agama.
Secara garis besar ruang lingkup agama mencakup :
a.         Hubungan manusia dengan tuhannya
Hubungan dengan tuhan disebut ibadah. Ibadah bertujuan untuk mendekatkan diri manusia kepada tuhannya.
b.        Hubungan manusia dengan manusia
Agama memiliki konsep-konsep dasar mengenai kekeluargaan dan kemasyarakatan. Konsep dasar tersebut memberikan gambaran tentang ajaran-ajaran agama mengenai hubungan manusia dengan manusia atau disebut pula sebagai ajaran kemasyarakatan. Sebagai contoh setiap ajaran agama mengajarkan tolong-menolong terhadap sesama manusia.
c.         Hubungan manusia dengan makhluk lainnya atau lingkungannya.
Di setiap ajaran agama diajarkan bahwa manusia selalu menjaga keharmonisan antara makluk hidup dengan lingkungan sekitar supaya manusia dapat melanjutkan kehidupannya.
Sedangkan menurut pendapat saya fungsi agama bagi masyarakat dan negara adalah sebagai
  • batasan atau pedoman
  • Karena agama merupakan sumber moral
  • Karena agama merupakan petunjuk kebenaran
  • Karena agama merupakan sumber informasi tentang masalah metafisika.
  • Karena agama memberikan bimbingan rohani bagi manusia baik di kala suka, maupun di kala duka.







REFRENSI :
http://aliseptiansyah.wordpress.com/2013/01/24/peran-agama-dalam-masyarakat/
http://azwarammar.blogspot.com/2013/07/pendidikan-moral-dalam-masyarakat.html
http://rudihandoko68.blogspot.com/2012/10/pembinaan-moral-dan-agama.html
http://tsaqibpermata.blogspot.com/2011/04/aliran-islam-di-indonesia_19.html
http://politik.kompasiana.com/2013/08/19/nu-muhammadiyah-bersatu-sekte-nyleneh-ter-alienasi-584804.html
http://ahmadsudardi.blogspot.com/2013/04/terorisme-dalam-pandangan-agama-islam.html
http://afifulikhwan.blogspot.com/2010/01/terorisme.html




Tidak ada komentar:

Posting Komentar