Sharing Materi Perkuliahan Sarjana dan Pascasarjana: Mengenai materi Akuntansi, Ekonomi, Sistem Informasi, Teknik Informatika, Informasi Teknologi dan Pengetahuan Umum

Breaking

Sabtu, 29 April 2017

Contoh Kerangka Analisis Leadership Suatu Perusahaan, KFC indonesia, Leadership, Perilaku Leadership, Gambaran Umum KFC

Oleh: Yovi Citra Nengsih
BAB I
PENDAHULUAN

   A.    Latar Belakang Masalah
KFC Indonesia didirikan pada bulan oktober 1979 dijalan Melawai Jakarta serta pemegang hak waralaba tunggal KFC yaitu PT. Fastfood Indonesia Tbk. KFC merupakan singakatan dari Kentucky Fried Chicken kemudian kolenel Harland Sanders mengganti nama menjadi Kentucky Fresh Chicken walaupun di benak masyarakat tetap KFC karena untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap KFC. KFC selalu berkembang dengan ayam gorengnya yang disajikan dengan bucket. KFC dari tahun ke tahun selalu memberikan produknya yang kreatif sehingga konsumen semakin banyak dan memberikan produk-produk yang sangat di minati oleh masyarakat. Sehingga KFC indonesia hampir semua masyarakat pernah mampir di gerai ayam goreng, dan bahkan mungkin sudah hafal dengan bau dan rasanya bagi masyarakat yang gemar makan ayam goreng KFC dan hobi menyantap sajian tersebut (www.kfcindonesia.com, 2017)
Oleh karena itu, ayam goreng produk KFC mempunyai sejarah sehingga menjadi salah satu resep kesukaan masyarakat. KFC merupakan salah satu perusahaan penguasa pangsa pasar dengan menguasai 40% dalam kategori junk food restoran. Kesuksesan perusahaan KFC dalam mengasai pangsa pasar tidak lepas dari leadership yang bagus dalam memimpin perusahaan sehingga bisa mencapai goal perusahaan tersebut. kepemimpinan adalah seni mengkoordinasi dan memotivasi individu-individu serta kelompok untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Dan pemimpin harus terus bekerja, berusaha, tidak mudah putus asa, tetap semangat, dan tidak pernah mengeluh. Hal ini sesuai dengan visi misi perusahaan.
   B.     Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:
1.    Apa yang dimaksud dengan leadership?
2.    Bagaimana sejarah perusahaan KFC?
3.    Bagaiamana visi dan misi perusahaan KFC?
4.    Bagaimana aspek-aspek kepemimpinan perusahaan KFC?
   C.    Tujuan
Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan paper ini sebagai berikut:
1.    Untuk menjelaskan tentang leadership.
2.    Untuk menjelaskan tentang sejarah perusahaan KFC
3.    Untuk menjelaskan visi dan misi perusahaan KFC.
4.    Untuk menjelaskan aspek-aspek kepemimpinan perusahaan KFC.
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
   A.    Leadership
Menurut Benis kepemimpinan adalah “... the process by wich an agent induces a subordinate to behave in a desired manner”. Jadi kepemimpinan yaitu suatu proses dimana seorang agen menyebabkan bawaan bertingkah laku menurut satu cara yang berlaku. Sedangkan menurut Odway Tead kepemimpinan merupakan kegiatan mempengaruhi orang lain agar mau bekerja sama untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
When we talk about leadership skills, what exactly do we mean? Leadership skills are the tools, behaviors, and capabilities that a person needs in order to be successful at motivating and directing others. Yet true leadership skills involve something more; the ability to help people grow in their own abilities. It can be said that the most successful leaders are those that drive others to achieve their own success (MTD Training dan Ventus Publishing ApS, 2010). Ketika kita berbicara tentang keterampilan kepemimpinan, apa sebenarnya yang kita maksud? Kepemimpinan adalah alat, perilaku, dan kemampuan yang membutuhkan seseorang untuk menjadi sukses dalam memotivasi dan mengarahkan orang lain. Belum benar keterampilan kepemimpinan melibatkan sesuatu yang lebih; kemampuan untuk membantu orang-orang yang tumbuh dalam kemampuan mereka sendiri. Hal ini dapat mengatakan bahwa para pemimpin yang paling sukses adalah mereka yang mendorong orang lain untuk mencapai kesuksesan mereka sendiri.
Leadership is the art coordinating and motivating individuals and groups to achieve desired ends (Jonh, 1965 dalam Khaeruddin, 2010). Jadi kepemimpinan adalah seni mengkoordinasi dan memotivasi individu-individu serta kelompok untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Oleh karena itu, pemimpin yang baik adala yang bisa memberikan arahan dan motivasi kepada karyawan agar termotivasi untuk mau bekerja dengan keras sehingga bisa mencapai tujuan perusahaan. Pemimpin adalah sebagai patokan karyawan, jika pemimpin harus mempunyai kepercayaan diri dalam memimpin perusahaan dan pemimpin harus bekerja keras, berusaha, tidak mudah putus asa, tetap semangat, dan tidak pernah mengeluh serta bekerja sama dengan karyawan sehingga akan mudah dalam mencapai tujuan perusahaan.
Hal ini sesuai dengan visi dan misi perusahaan KFC dimana visi perusahaan yaitu Selalu menjadi merek restoran cepat saji Nomor 1 di Indonesia dan mempertahankan kepemimplnan pasar dengan menjadi restoran yang termodern dan terfavorit dalam segi produk, harga, pelayanan, dan fasilitas dan misi untuk mencapai visi tersebut adalah Semakin memperkuat citra merek KFC dengan strategi-strategi dan ide-ide yang inovatif, terus meningkatkan suasana bersantap yang tiada bandingannya dan konsisten memberikan produk, layanan, serta fasilitas restoran yang selalu berkualitas mengikuti kebutuhan dan selera konsumen yang terus berubah.
   B.     Perilaku Spesifik Pemimpin Dalam Mengolah Organisasi
Menurut Setiawan dan Abd (2013) ada beberapa perilaku pemimpin antara lain:
1.      Membuat perencanaan
Perencanaan merupakan rancangan awal setiap program pelaksanaan untuk dilaksanakan pada suatu waktu tertentu.
2.      Memberi informasi
Informasi dari pemimpin merupakan suatuhal yang urgen yang disisi ada sesuatu yang mempengaruhi seluruh komponen yang adadalam organisasi yaitu aturan dan kebijakan yang mengatur seluruh komponen organisasi.
3.      Pengawasan (Controlling)
Controlling merupakan bentuk dari perilaku peimimpin yang berupa suatu kegiatan yang mengadakan penilaian sekaligus mengadakan proses koreksi terhadap kinerja karyawannya.
4.      Problem solver
Memimpin harus mempunyai kemampuan dalam menemukan dan menjalan kebijakan sebagai solusi, pada aspek tersebut pemimpin dianggap sebagai problem solver dalam organisasi.
5.      Memberi dukungan (supporting)
Perilaku pemimpin yang sangat diharapkan para bwaan dan dapat mewujudkan dalam bentuk memberi pertimbangan, perhatian dan keinginan para bawaan.
6.      Mengembangkan (devoloping)
Salah satu perilaku sebagai proses pengambangan keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan individu sehingga dapat meningkatkan kinerja karyawannya.
7.      Memberi pengakuan
Perilaku memberi pujian dan memperhatikan apresiasi kepada komponen organisasi yang telah dicapai.
8.      Memberi imbalan
Perilaku kepemimpinan memnyangkut peberian manfaat yang berwujud kepada pegawai.
   C.    Gambaran Umum KFC
KFC Indonesia didirikan pada bulan oktober 1979 dijalan Melawai Jakarta serta pemegang hak waralaba tunggal KFC yaitu PT. Fastfood Indonesia Tbk, sejak pertama operasinya perusahaan meraih sukses. Dengan kesuksesn tersebut perusaaan KFC membuka cabang di Jakarta dan memperluas area-area hingga ke kota-kota besar lain di Indonesia. Perusahaan melebarkan sayapnya ke berbagai kota seperti Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, dan Manado sehingga perusahaan maraih kesuksesan dan menjadikan sebagai waralaba cepat saji yang dikenal oleh semua masyarakat di Indonesia. Pada tahun 1990 perusahaan bergabung dengan salim group sebagai pemegang saham utama. Dan pada tahun 1993 perusahaan terdaftar sebagai emiten di bursa efek jakarta sebagai langkah awal untuk mendorong pertumbuhan perusaaan KFC.
Sehingga kepemilikan saham mayoritas sebesar 79,6% dengan pendistribusian 43,8% kepada PT Gelael Pratama, dan 35,8% kepada PT Megah Eraraharja dari salim group, serta saham minoritas 20,4% didistribusikan kepada Publik dan Koperasi. Sehingga perusahaan memperoleh hak waralaba KFC dari Yum Restaurant International (YRI) sebuah badan usaha milik Yum Brand Inc; yaitu sebuah perusahaan publik di Amerika Serikat yang juga pemilik waralaba dari merek ternama lainnya yaitu Pizza Hut, Taco, Bell, A dan W dan Long Silver. Dengan kategori produk daging ayam cepat saji KFC tidak terkalakan. Hal ini kita bisa lihat slogan it is finger-lickin good. Dengan demikian, Kesuksesan perusahaan tersebut tidak terlepas dari kerja keras, berusaha, tidak mudah putus asa, tetap semangat, percaya diri, dan tidak pernah mengeluh walaupun dalam keadaan apapun sehingga perusahaan tersebut bisa mencapai goal.
   D.    Visi dan Misi
Visi
Selalu menjadi merek restoran cepat saji Nomor 1 dl Indonesia dan mempertahankan kepemimplnan pasar dengan menjadi restoran yang termodern dan terfavorit dalam segi produk, harga, pelayanan, dan fasilitas.
Misi
Semakin memperkuat citra merek KFC dengan strategi-strategi dan ide-ide yang inovatif, terus meningkatkan suasana bersantap yang tiada bandingannya dan konsisten memberikan produk, layanan, serta fasilitas restoran yang selalu berkualitas mengikuti kebutuhan dan selera konsumen yang terus berubah.
Obyektif
Mempersembahkan restoran dengan tampilan dan desain termodern dan sesuai dengan tren masa kini, dan memberikan suasana menyenangkan dengan tempat duduk yang nyaman dengan terus melakukan peremajaan restoran, dan menyajikan produk berkualitas tinggi yang paling digemari oleh pelanggan dengan kecepatan dan keramahan yang tak tertandingi.
   E.     Produk-Produk Perusahaan KFC
Perusahaan KFC menjual berbagai macam produk seperti kembo super star, capucino brulee, twisky, burge deluxe, franch fries large, fres brewed coffe, dan pancake combo dan lain-lain. Dari produk tersebut banyak disukai oleh masyarakat karena harganya bervariasi mulai dari kelas atas sampai kelas menengah bawa sehingga masyarakat bisa mengkonsumsi atau membeli KFC tersebut. Rasanya sangat enak dan tidak dapat tertandingi oleh produk-produk lain. Walaupun banyak orang membuat produk seperti KFC tapi rasanya tidak senak dengan rasa produk KFC.
Strategi pemasaran perusaaan KFC sangat unik, sehingga perusahaan bisa mencapai goal:
a.       Kesempurnaan resep masakan
KFC selalu menyempurnakan cita rasanya setiap saat untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan atau konsumennya. Cita rasa yang selalu disempurnakan tersebut merupakan inovasi untuk tetap menjadi yang terdepan dari jajaran makanan cepat saji.
Inovasi yang disempurnakan ini mampu menciptakan kreasi menu baru yang beragam dengan tidak melupakan cirri khas dari KFC.
b.      Fasilitas yang lengkap
KTC dalam setiap outletnya selalu memberikan berbagai fasilitas yang lengkap kepada konsumen yang datang. Strategi pemasaran KFC ini merupakan pendukung untuk memberikan kepuasan pada pelanggan yang lengkap,diantaranya tersedianya layanan internet gratis. Dengan pemberian fasilitas yang lengkap pada setiap outlet counternya makakonsumen akan semakin tertarik.
c.       Pemilihan Lokasi
KFC di bangun dengan penempatan lokasi yang strategis sesuai dengan mobilitas masyarakat. Sebagian besar KFC didirikan pada daerah yang memiliki mobilitas masyarakat yang tinggi. Dengan pemilihan lokasi yang tepat itu diharapkan konsumen bisa menjangkau counter KFC dengan mudah.

d.      Strategi harga
KFC menerapkan strategi harga dengan memberikan berbagai penawaran harga yang menarik kepada konsumennya. Di antara strategi ini adalah dengan memberikan paket harga yang sangat menarik dan menguntungkan bagi konsumennya.
e.       Partnership dengan perusahaan lainnya
Salah satu bentuk kerjasama yang dilakukan KFC adalah dengan merangkul beberapa industri music untuk bekerjasama sehingga melalui music KFC bisa berpromosi baik untuk kalangan remaja maupun dewasa.
BAB III
METODA PENELITIAN
    A.    Teknik Pengumpulan Data
Tekik pengumpulan data teoritis dalam paper ini ini adalah dengan melakukan studi pustaka, yaitu melalui kegiatan membaca berbagai literatur seperti buku, jurnal kemudian mengkaji data tersebut.
   B.     Teknik Analisis
Teknik analisis data dalam paper ini yaitu dengan teknik analisis deskriptif kualitatif, yaitu untuk mengungkapkan kejadian atau fakta, fenomena menganai pemimpin yang efektif dalam mencapai goal. Ole karena itu, dengan menggunakan teknik analisis ini penulis akan menguraikan permasalahan yang dibahas secara jelas dan kompreensif dalam paper ini.
BAB IV
PEMBAHASAN
BAB V
PENUTUP

DAFTAR PUSTAKA

Khareuddin, M. Ikhwan Maulana, 2010. Kepemimpinan Situsional dalam meningkatkan Kinerja Karyawan dan Menciptakan Hubungan antara Pemimpin dan Bawahan yang Berkualitas. Makassar: Universitas Negeri Makassar.
MTD Training & Ventus Publishing ApS. 2010. Leadership Skill.
Setiawan, Bahar Agus., dan Abd. Mutith. 2013. Tranformastional Leadership. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.
www.kfc.com (diakses tanggal 19 Februari 2017).
www.kfcindonesia.com (diakses tanggal 19 Februari 2017).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar