Sharing Materi Perkuliahan Sarjana dan Pascasarjana: Mengenai materi Akuntansi, Ekonomi, Sistem Informasi, Teknik Informatika, Informasi Teknologi dan Pengetahuan Umum

Breaking

Jumat, 28 April 2017

Manajemen Keuangan, Pembasahan Tentang Investasi Saham Lo Kheng Hong, Profil, Analisis dari Kasus Lo Kheng Hong,Le kheng hong seorang investor

Oleh : Yovi Citra Nengsih
1.      PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang
Saham sebagai salah satu media investasi yang memiliki potensi keuntungan dan kerugian yang lebih besar dibandingkan media investasi lainya dalam jangka panjang. Untuk itu perlu mempelajari seluk beluk investasi saham terlebih dahulu, agar terhindar dari kerugian yang tidak seharusnya terjadi. Saham adalah suat berharga yang merupakan tanda kepemilikan seseorang atau bada terhadap perusahaan. Saham bisa juga diartikan surat berharga yang dikeluarkan oleh perusahaan yang berbentuk perseroan terbatas (PT) atau yang bisa disebut dengan emiten.
Sedangkan investasi merupakan penempatan uang atau dana dengan harapan untuk memperoleh tambahan atau keuntungan tertentu atas uang atau dana tersebut. Kegiatan investasi saham dapat memberikan banyak keuntungan bagi para investasi seperti Lo Kheng Hong. Lo Kheng Hong seorang yang sering disebut-sebut dengan warren buffet nya indonesia, nilai pasar saham Lo Kheng Hong mencapai hingga 2,5 triliun, Lo Kheng Hong menjadi seorang investor selama 24 tahun. Lo Kheng Hong lebih memilih investasi saham daripada investasi yang lain seperti obligasi, reksadana, tentu Lo Kheng Hong memiliki alasan tertentu mengapa Lo Kheng Hong memilih investasi saham. Investasi saham mendapatkan banyak keuntungan menurut Lo Kheng Hong. Untuk menjadi sukses seperti Lo Kheng Hong di investasi saham memerlukan cara atau strategi dalam bermain saham. Investasi ini juga memerlukan perhitungan yang matang, baik dalam membeli saham maupun menjual saham, karena salah-salah membeli atau menjual maka dapat mengalami kerugian saat harga saham turun.  

2. PEMBAHASANAN
2.1. Profil Lo Kheng Hong
Lo Kheng Hong anak sulung dari 3 bersaudara dari keluarga sederhana. Lo Kheng Hong bekerja setelah lulus SMA dan Lo Kheng Hong melanjutkan kulia di Sastra Inggris di Universitas Nasional, Jakarta dengan uang kuliah hanya 10 ribu. Tahun 1979 Lo Kheng Hong bekerja di PT OverseasExpress Bank (OEB)  selama 11 tahun sebagai tata usaha dengan gaji 50 ribu. Selama 11 tahun bekerja di OEB ia tidak  kunjung naik jabatan. Lo Kheng Hong orang yang hidup hemat dia berinvestasi dari hasil gaji yang hanya sedikit. Lo Kheng Hong memutuskan untuk investasi dikarenakan adanya potensi capital gain, investasi pertama Lo Kheng Hong adalah saham PT Gajah Surya Multi Finance saat IPO, investasi awalnya hanya sedikit, hanya 10 juta saja. Ditahun 1990 ia pindah bekerja di bank ekonomi dibagian pemasaran, setahun bekerja Lo Kheng Hong sudah menjadi kepala cabang. Berbekal pengalaman investasi 7 tahun Lo Kheng Hong memutuskan untuk berhenti bekerja di bank dan berkosentrasi penuh menjadi seorang investasi saham.
2.3. Analisis dari Kasus Le Kheng Hong
a.  Le kheng hong seorang investor
Le Kheng Hong hanya seorang investor, terbukti dari pernyataan Le Kheng Hong “Jadi saya tidak bekerja dan saya tak punya kantor, Saya hanya punya satu sopir untuk mengantar-antar saya dan dua pembantu di rumah. Saya bangga jadi investor saham”. Pekerjaan Lo Kheng Hong setiap hari adalah mencari perusahaan yang salah harga dibursa.
Lo Kheng Hong menjadi investor selama 24 tahun . Tentu saja tidak semua investasi  berhasil, Lo Kheng Hong pernah jatuh perna mengalami rugi . Semakin lama orang bermain saham, dia bisa belajar dari kesalahannya dan akan semakin terlatih. Lo Kheng Hong memang lebih memosisikan diri sebagai investor jangka panjang ketimbang investor jangka pendek atau trader. Mungkin, itulah sebabnya, kalangan praktisi pasar saham menjulukinya sebagai ‘Warren Buffett Indonesia. Kematangan, kecerdasan, ketenangan, dan kesabaran telah menjadikan Lo Kheng Hong sebagai pemain saham sejati. Berkat itu pula ia berhasil
lolos dari krisis moneter 1997-1998, bahkan kemudian menangguk
keuntungan hingga 150.000%.  Malah sewaktu krisis 1997-1998, “saya sempat jatuh hingga uang saya tinggal 15%. Tapi uang itu saya tukar ke saham. Akhirnya uang saya
meningkat 150.000% sampai saat ini,” tuturnya. Aset kekayaan Lo Kheng Hong hampir seluruhnya dalam bentuk saham sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI). Ia sama sekali
tidak tergoda untuk mendiversifikasi investasinya ke instrumen lain, seperti emas, properti, atau kendaraan Bahkan, mantan kepala cabang Bank Ekonomi ini sama sekali tak tertarik untuk mendirikan perusahaan, termasuk perusahaan sekuritas “Saya hanya punya 15% dana cash untuk jaga-jaga supaya kalau terjadi krisis saya masih punya uang untuk membeli saham.
Leng Kheng hong memilih investasi  saham karena beberapa alasan pertama, seorang investor bisa kaya, karena punya perusahaan publik yang harganya sahamnya selalu meningkat dan menghasilkan laba besar walaupun hanya berdiam diri dirumah dan tidur. Kedua, di saham lebih memberikan keuntungan yang sangat besar dibandingkan investasi lain seperti obligasi, investasi emas, atau reksadana. Ketiga, punya banyak waktu luang, bebas dan tidak punya bos atau kariawan “ Saya sudah merasakan tinggal di 5 benua, setidaknya 2 kali dalam setahun saya bepergian keluar negri, saya orang bebas, tidak punya bos, tidak punya kariawan” papar le kheng hong. Untuk strategi investasi Lo Kheng Hong yaitu dengan cara membeli saham perusahaan yang bagus dan murah, melihat kemampuan perusahaan mencetak laba dan prospek usahanya serta dari perusahaan yang dijalankan oleh manajemen yang jujur dan berintegritas tinggi. Lo Kheng Hong pilih perusahaan yang terus bertumbuh dalam jangka panjang.
            Jika kita di perhatikan, strategi yang digunakan oleh Lo Kheng Hong dalam memilih saham sebenarnya cukup umum. Menurut pendapat saya selain strategi diatas yang membuat Lo Kheng Hong mendapat keuntungan lebih yaitu karena  konsistensi dan kesabaran. Menurut pendapat saya Lo Kheng Hong orang yang sabar mampu memegang saham selama bertahun-tahun walaupun mengetahui bahwa saham yang dimilikinya berkinerja bagus. Godaan terbesar investor adalah tetap memegang suatu saham yang harganya tidak ke mana-mana sementara saham-saham lain mulai melesat. Oleh karena itu lah saya cukup kagum dengan Lo Kheng Hong atas kesabarannya ketika memegang suatu saham, sebuah kemampuan yang dipengaruhi oleh banyaknya jam terbang. Oleh karena itulah bagi saya tidak ada salahnya untuk mengikuti apa yang dilakukannya walaupun tentu saja tidak dengan mentah-mentah. Setiap orang memiliki profil risiko dan horison investasi yang berbeda-beda. Hal tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam berinvestasi saham.
            Saya juga setuju dengan pendapat Lo Kheng Hong investasi saham akan menjadikan kaya dengan mendapatkan keuntungan yg lebih, serta menjadi orang yang bebas.  Selain pendapat Lo Kheng Hong, Menurut saya investasi saham  selain menjadi orang terkaya di dunia walupun hanya diam dirumah, investasi saham juga mempunyai waktu luang dan punya banyak uang. Tidak seperti pengangguran punya banyak waktu api tak punya uang.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar